Certified

ISO 9001:2015; ISO 14001:2015; SMK3

POWERING

The Future

Certified

ISO 9001:2015; ISO 14001:2015; SMK3

POWERING

The Future

Tentang Kami

Tonggak sejarah berdirinya PT Lamong Energi Indonesia (PT LEGI) diawali sekitar tahun 2011 dimana PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) mulai merencanakan pengembangan Pelabuhan baru yang disebut dengan Terminal Teluk Lamong.

Dengan semangat untuk memberikan layanan yang terbaik bagi pelanggan maka pengembangan Pelabuhan baru tersebut direncanakan akan menjadi Pelabuhan semi otomatis yang pertama di Indonesia. Seiring dengan perkembangan terminal teluk lamong juga diharapkan menjadi green port dengan menggunakan listrik yang ramah lingkungan (tidak menggunakan bahan bakar yang bersumber dari fosil).

Tepat tanggal 8 Desember 2014, PT LEGI didirikan dengan bentuk joint venture antara PT Terminal Teluk Lamong dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Pendirian perusahaan dimaksudkan untuk dapat menjadi support dalam pengembangan Terminal Teluk Lamong khususnya dalam penyediaan tenaga listrik dengan dibangunnya Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) yang ramah lingkungan sesuai dengan konsep green port.

Seiring dengan berjalannya waktu komposisi pemegang saham juga sempat mengalami perubahan, hingga saat ini pemegang saham PT LEGI adalah PT Terminal Teluk Lamong dan Koperasi Pegawai Pelabuhan III (Kopelindo III) dengan komposisi masing-masing 99% dan 1% saham.

Guna mengembangkan perusahaan, PT LEGI terus berupaya berinovasi dalam memberikan layanan kepada pelanggannya yang saat ini tidak hanya Terminal Teluk Lamong, namun juga entitas yang ada di Pelindo III Grup serta perusahaan lain yang ada di Jawa Timur. Salah satu layanan yang menjadi andalan adalah penyediaan listrik darat (shore connection) bagi kapal yang sedang bersandar di Pelabuhan. Dengan menggunakan layanan shore connection tersebut pemilik kapal akan mendapatkan efisiensi akibat pengurangan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) sehingga dapat menurunkan biaya logistik. Disisi lain Pelabuhan juga mendapatkan keuntungan dengan berkurangnya emisi gas buang kapal dan emisi suara sehingga dapat menciptakan Pelabuhan yang lebih ramah lingkungan.

Pengembangan bisnis terus dilakukan oleh PT LEGI dengan terus mencoba memasarkan shore connection ke Pelabuhan-pelabuhan yang ada di Indonesia serta meningkatkan sinergi baik dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan usaha Milik Daerah (BUMD) ataupun perusahaan-perusahaan lain yang membutuhkan layanan tenaga listrik serta utilitas dari PT LEGI. Hal ini merupakan langkah strategis yang akan membuat perusahaan semakin lincah, mudah beradaptasi dan fokus untuk pengembangan bisnis yang lebih luas dan agresif.

Top